Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Sudut Agama : Doa

Orang-Orang yang didoakan oleh Malaikat


Allah SWT berfirman,

"Sebenarnya (malaikat - malaikat itu) adalah hamba - hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah - perintahNya. Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa'at melainkan kepada orang - orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati - hati karena takut kepada-Nya"
(Al-Anbiyaa' 26-28)


Inilah orang-orang yang didoakan oleh para malaikat:




1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.


Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda;

"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ;
'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'"
(hadith ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)


2. Orang yang duduk menunggu solat.


Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu solat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya;

'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'"
(Shahih Muslim no. 469)


3. Orang - orang yang berada di saf bagian depan di dalam solat.


Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda;

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada (orang-orang) yang berada pada saf - saf terdepan"
(hadith ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)


4. Orang - orang yang menyambung saf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam saf)
.

Para Imam iaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda;

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu berselawat kepada orang - orang yang menyambung saf - saf"
(hadith ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)


5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah
.

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda;

"Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu"
(Shahih Bukhari no. 782)


6. Orang yang duduk di tempat solatnya setelah melakukan solat.


Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda;

" Para malaikat akan selalu berselawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat solat dimana ia melakukan solat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'"
(Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadith ini)


7. Orang - orang yang melakukan solat subuh dan asar secara berjama'ah.


Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, " Para malaikat berkumpul pada saat solat subuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga subuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu solat asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga solat asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan solat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'"

(Al Musnad no. 9140, hadith ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)


8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.


Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda;

"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata amin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'"
(Shahih Muslim no. 2733)


9. Orang - orang yang berinfak.


Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda;

"Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'"
(Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)


10. Orang yang makan sahur.


Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada orang - orang yang makan sahur"

(hadith ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)


11. Orang yang menjenguk orang sakit.


Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga subuh"

(Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")


12. Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.


Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya berselawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain"

(dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)
Continue Reading...

Sudut Agama : Tazkirah Rabiul Awal

PENGERTIAN

Bulan Rabiulawal bermaksud bulan dimana bermulanya musim bunga bagi tanaman. Mengikut kebiasaannya di Tanah Arab, sewaktu bulan Rabiulawal pokok buah-buahan mula berbunga dan seterusnya berbuah.

Maka nama bulan ini diambil sempena musim berbunga tanaman mereka. Dan setelah kedatangan Islam, Rasulullah saw telah mengekalkan nama Rabiulawal ini sehinggalah sekarang.




PERISTIWA PENTING BULAN RABIUL AWAL

Ada banyak peristiwa penting yang telah dicatatkan oleh sejarah jatuh bangunnya tamadun Islam di dalam bulan Rabiulawal ini dan diantaranya ialah;

  1. Kelahiran junjungan besar kita, Muhammad Rasulullah saw. Mengikut sumber-sumber mengatakan bahawa nabi lahir pada 12 Rabiul Awwal tahun gajah bersamaan 23 April 571M. Ini adalah sumber yang masyhur dan menjadi amalan umat Islam di Malaysia mengadakan sambutan Maulidurrasul pada 12 Rabiul Awwal di setiap tahun sehinggalah sekarang. Walau bagaimanapun ada sumber yang lain mengatakan bahawa nabi lahir pada 9 Rabiul Awwal tahun Gajah. Perbezaan pendapat ini akan disentuh lebih lanjut di bahagian Maulidur Rasul.
  2. Perlantikan Nabi menjadi Rasul. Dibulan Rabiulawal inilah Nabi saw diangkat menjadi Rasul. Ketika ini Nabi saw berumur 40 tahun. Maka dengan ini bermulah dakwah baginda secara rasmi di Makkah al-Mukarramah.
  3. Hijrah Tarikh hijrah adalah tarikh tibanya Rasulullah di Madinah al-Munawwarah pada ketika itu di sebut Yatsrib. Rasulullah sampai di Quba' pada hari Isnin 8 Rabiulawal dan Baginda sampai di Kota Madinah pada hari Jumaat 12 Rabiulawal dan Baginda menunaikan solat Jumaat yang pertama.
  4. Peperangan Banyak peperangan yang telah terjadi pada zaman Rasulullah saw diantara tentera Islam dan tentera kuffar. Diantara peperangan yang berlaku di bulan Rabiulawal ialah peperangan Safwan (Badar pertama), Bawat, Zi Amar (Ghatfan), Bani An-Nadhir, Daumatul Jandal dan peperangan Bani Lahyan.
  5. Wafatnya junjungan besar kita, Muhammad Rasulullah saw. Rasulullah telah wafat pada hari Isnin 12 Rabiulawal 11H bersamaan 7 Jun 632M. Baginda wafat di rumah isterinya Aisyah ra dan dikebumikan di Madinah al-Munawwarah.
  6. Abu Bakar ra. menjadi khalifah Pada hari Rasulullah wafat, para sahabat tidak mahu menangguh urusan pentadbiran kerajaan dan segera membai'ah saidina Abu Bakar ra di Dewan Bani Sa'idah. Ini adalah kerana urusan pentadbiran negara tidak boleh terhenti walau seketika dan ia adalah nadi sesebuah kerajaan. Sebahagian sahabat pula menguruskan pengkebumian jenazah Rasulullah saw yang diketuai oleh Saidina Ali ra Ahli Bait Rasulullah saw.
  7. Pembukaan Iraq Tentera Islam yang dipimpin oleh Khalid Ibni Walid ra telah memasuki Iraq dan bermulalah pemerintahan Islam di bumi Iraq di zaman saidina Abu Bakar ra.
  8. Pembukaan Baitul Muqaddis Salahuddin al-Ayubi telah memimpin tentera Islam menewaskan tentera Salib dan seterusnya membuka pintu bagi pembukaan Baitul Muqaddis pada tahun 583 H.
  9. Kejatuhan Empayar kerajaan Islam Sepanyol Kubu terakhir tentera Islam di Andalusia telah ditumbangkan oleh tentera Sepanyol yang dipimpin oleh Ferdinando dan Isabella pada tahun 897H. Bermulalah kemusnahan tempat-tempat bersejarah warisan umat Islam, masjid-masjid ditukar menjadi gereja dan muzium dan tiada lagi suara azan di negara tersebut.

FADHILAT BULAN RABIUL AWAL


Bulan Rabiulawal adalah seperti bulan-bulan Islam yang lain maka amalan sunat di bulan Rabiulawal adalah sama seperti amalan sunat di bulan-bulan yang lain.

Kita dianjurkan untuk meningkatkan amalan-amalan fardu dan sunat tanpa mengira di bulan manapun di sepanjang tahun.

Amalan-amalan kita itu akan menjadi bekalan untuk kita meneruskan perjalanan ke padang mahsyar esok. Masjidil Haram di Makkatul Mukarramah.

Selain dari itu, kualiti ibadah juga adalah diambil kira. Niat dan keikhlasan mempunyai pengaruh yang amat besar dalam menentukan nilai ibadah kita. Diantara syarat sesuatu ibadah itu diterima ialah niat.

Niat itu akan menggambarkan keikhlasan kita.Kerja yang ikhlas akan membawa kepada kesempurnaan dan kesempurnaan akan membawa kepada kepuasan dan kepuasan akan membawa kepada ketenangan.

Moga kita sama-sama dapat meningkatkan amalan ibadat kita agar kita mempunyai bekalan untuk dibawa ke kampung Akhirat esok, InsyaAllah.


MAULIDUR RASUL

Seperti kelaziman tahunan, umat Islam di Malaysia akan menyambut hari sempena keputraan Rasulullah saw pada 12 Rabiulawal setiap tahun.Umat Islam di Malaysia akan mengadakan berbagai aktiviti dalam acara sambutan Maulidur Rasul. Kerajaan Malaysia mengisyhtiharkan 12 Rabiulawal setiap tahun adalah cuti umum. Diantara acara-acara dalam sambutan Maulidur Rasul ialah Perarakan, Syarahan, Forum, Marhaban dan Jamuan di peringkat kampung sehinggalah ke peringkat kebangsaan.

Dalam menentukan tarikh kelahiran Rasulullah saw, ahli-ahli sejarah Islam berbeza pendapat. Pendapat pertama dan masyhur ialah Rasulullah saw lahir pada malam Isnin 12 Rabiulawal dalam Tahun Gajah sebelum subuh. Ini adalah pendapat Ibnu Ishaq yang dipetik oleh Ibnu Hisham dalam kitabnya yang terkenal, Sirah Ibnu Hisham. Dan pendapat yang kedua ialah pendapat yang mengatakan bahawa Rasulullah saw memang lahir pada malam Isnin, sebelum subuh Rabiulawal tahun Gajah tapi tarikh sebenarnya ialah pada 9 haribulan.

Diantara tokoh ulamak-ulamak yang sependapat mengatakan Rasulullah saw lahir pada 9 Rabiulawal ialah Yunus bin Yazid, Ibnu Hazam, Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi dan Ibnu Taimiyyah. Dan diantara tokoh-tokoh falak moden yang membuat kajian semula tentang perbezaan pendapat ini ialah Mahmud Pasya seorang ahli falak Mesir dan Dr.(H) Hj. Kassim Bahali, Persatuan Falak Syarie Malaysia. Mereka menyatakan bahawa Rasulullah saw lahir pada 9 Rabiulawal. Ini adalah berdasarkan kepada Taqwim Qamariah tulen tanpa Nasi' dan dikebelakangkan 53 tahun dari tahun pertama Hijrah.

Didapati bulan kelahiran Rasulullah saw iaitu bulan Rabiulawal jatuh pada bulan April 571 M. Berdasarkan hitungan, Ijtimak berlaku pada 10 April 571M pada 8;21 UT. Menurut kaedah kebolehnampakan hilal, 1 Rabiulawal jatuh pada hari Ahad, 12 April 571M dan hari Isnin yang bertepatan adalah 9 Rabiulawal manakala 12 Rabiulawal jatuh pada hari Rabu.



Dalil seterusnya yang mengatakan bahawa Rasulullah lahir pada 9 Rabiulawal ialah pada Isnin 9 Rabiulawal (20 April), fasa bulan adalah 64.4% dan bulan ghurub pada pukul 2:26 pagi. Apabila bulan ghurub awal maka langit ketika itu kelihatan cerah dengan bintang-bintang yang dapat dilihat lebih banyak kerana tiada gangguan cahaya bulan. Ini bertepatan dengan kisah kelahiran sewaktu dilahirkan Rasulullah saw bahawa sebelum subuh, langit adalah kelihatan sangat cerah dengan cahaya bintang-bintang yang bertaburan. Walau bagaimanapun, itu adalah pendapat individu tertentu dengan pengkajian mereka.

Moga ada pihak lain yang dapat membuat kajian lebih lanjut dalam menetapkan tarikh kelahiran Rasulullah saw. Kajian-kajian lanjut itu sebenarnya akan lebih memajukan lagi perkembangan ilmu Sejarah dan Falak. Malah tarikh-tarikh peristiwa penting Islam yang lain juga wajar dibuat hitungan semula. Kita umat Islam di alaf baru sekarang telah banyak melahirkan ahli-ahli Sejarah Moden, Falak / Astronomi dan ahli-ahli Sains yang lain yang pastinya akan mengembang dan menyumbang kepada penguasaan ilmu pengetahuan kepada pembangunan ummah, InsyaAllah.

Objektif diadakan sambutan Maulidur Rasul ialah untuk mengembalikan ingatan kita umat akhir zaman terhadap junjungan besar kita Muhammad Rasulullah saw. Dengan mengingatinya akan menambahkan lagi perasaan cinta kasih kepadanya serta mengenang, menghargai serta mengambil iktibar kisah suka duka perjuangannya. Walaupun sambutan Maulidur Rasul ini adalah satu adat sahaja tapi ia adalah adat yang bersifat ibadah dan wajar diteruskan, InsyaAllah.




HUKUM SAMBUTAN MAULIDUR RASUL

Upacara sambutan Maulidur Rasul adalah harus selagi ia tidak melibatkan unsur-unsur pembaziran dan tiada aktiviti yang melanggar syariat. Malah jika perisian sambutan itu ada unsur ilmu dan ibadah ia tetap diberi ganjaran pahala oleh Allah Subhanahu Wa Taala.

Adalah tidak tepat pendapat yang mengatakan bahawa sambutan Maulidur Rasul adalah bid'ah dhalalah dan bertentangan dengan syariat.

Upacara memperingati hari kelahiran Rasulullah saw ini telah dilakukan sejak 300 tahun sesudah Rasulullah wafat. Diantara pembesar yang menganjurkan sambutan ini ialah Malik Muzhaffar Abu Sa'id penguasa Irbil, Iraq. Dan seterusnya ia terus berkembang sehinggalah sekarang. Diantara ulamak besar yang mengatakan bahawa sambutan Maulidur Rasul ini adalah harus dan digalakkan ialah;

  1. Said Ahmad Zaini Dahlan dalam kitabnya `Siratun Nabawiyah'. Antara lain beliau menyatakan bahawa; "masyarakat telah terbiasa berdiri tegak ketika mendengar riwayat kelahiran Rasulullah saw. Berdiri tegak menghormati kelahiran baginda adalah baik dan cara-cara seperti ini telah ditiru oleh cerdik cendikiawan lainnya."

  2. Imam Jalaluddin As-Sayuti lebih jauh menerangkan dalam kitabnya `Al-Wasail Fi Syarhisy Syamail' , menyatakan; "Apabila diadakan peringatan Maulidur Rasul di sebuah rumah, masjid atau tempat lain maka malaikat mengawal dan mengawasi tempat tersebut sampai upacara selesai dan semua hadhirin mendapat rahmat dari Allah subhanahu wa taala."

  3. Ust. Hj. Harun Muhammad Al-Kelantani (1953) dalam kitabnya Senjata Syariat, Pakaian Ahli Sunnah Wal Jamaah menyatakan bahawa "dapat pahala bagi orang yang berdiri yang adalah niat mereka membesarkan Nabi saw.


Continue Reading...

BAHANA DADAH DURJANA

Dadah,

Tika dulu kau bagai penawar,

Mengukir sejarah di bidang perubatan,

Penyelamat nyawa tika kesakitan.


Namun kini,

Martabatmu begitu hina,

Kau hadir bak najis semata,

Kau hanyalah pemusnah,

Generasi dunia.


Dadah,

Kau umpama racun yang mengalir,

Dalam pembuluh darah,

Bagai racun yang ditusuk ke tulang,

Perit….

Pedih…


Dadah,

Kau durjana,

Hadirmu membawa derita,

Khayalan sementara Cuma,

Imaginasi dusta di bumi nyata,

Membawa kesedihan,

Mengundang derita sengsara,

Dan mengusung kematian…..


Lihatlah sekeliling kita,

Betapa saban hari pasti ada saja,

Harapan serta nusa bangsa yang rebah.


Tak memadai sekadar keluhan,

Apatah lagi jelingan serta cemuhan,

Yang jatuh dan yang rebah itu,

Adalah anak watanmu.


Untukkan sedikit masa emasmu,

Kerana mereka memerlukanmu,

Tersesat mereka di hujung jalan,

Marilah bersama memberi bimbingan.

Tak daya mengawali diri,

Lantaran terlalu menurut kata hati,

Mereka bagaikan kehilangan,

Pedoman di masa depan.


Kawanku semua,

Usia muda hanya sekali,

Gejala dadah mari kita jauhi,

Agar jiwa tidak dicemari,

Hadapi cabaran bakal mennanti.


Duhai sahabat semua,

Janganlah kau pandang racun yang jijik lagi jelik itu,

Kita adalah pemimpin kemudian hari,

Nama negara dijulang tinggi.


Wahai rakanku,

Walau di mana kita berada,

Berwaspadalah,tabahlah,

Dalam menghadapi dugaan ini,

Agar kita kekal bersih dan suci hingga ke akhirnya.




Sumber:
R1-R4:Diambil dari sajak untuk pertandingan sajak anjuran SLAT

R5-R7:Dipetik dari lagu MEREKA YANG REBAH

R8-R9:Dicipta oleh TUAN ASYRAF JAUHARI BIN TAN ALI (2 IBS)


Dikirim oleh :
TUAN ASYRAF JAUHARI BIN TAN ALI (2 IBS)

Continue Reading...

7 Perkara Membuat Anda Bermotivasi Di Waktu Pagi

Perkara terbaik yang anda patut lakukan di waktu pagi, adalah :


1. Bersyukur, bersyukur, bersyukur.

Bersyukurlah sebab anda masih diberi peluang untuk meneruskan hidup, anda juga masih ada kesempatan untuk melakukan yang terbaik hari ini, lebih baik dari yang kelmarin.


2. Tekad Bermotivasi.


Pasang niat dalam hati yang anda mahu jadi bersemangat sepenuhnya. Ambil beberapa artikel-artikel motivasi pendek dan baca dalam seminit dua.

Di waktu awal pagi, jangan buka email, baca newspaper, baca gosip-gosip mahupun join sesi mengumpat bersama kawan-kawan. Sebab, ia menerbitkan energi negatif lalu menghalang anda dari bermotivasi sepanjang hari.


3. Dekatkan Diri Dengan Sesi Motivasi.


Ikuti sesi-sesi motivasi di media, misalnya Motivasi Pagi di TV3 dan sesi motivasi Dr Izzy di Hot FM. Luangkan masa 3-5 minit memberi motivasi pada diri sendiri melalui sesi-sesi motivasi pendek ni.
Motivasi harus dijaga, sebab kalau tak di jaga ia mudah turun. Kesannya, anda menjadi tidak bersemangat, lemah longlai dan lemas.


4. Dalam Apa Jua Yang Anda Buat, Mulakan Dengan Bismillah.


Bila anda mula punch card nak masuk kerja, baca bismillah, moga anda dijauhkan dari bisikan syaitan yang membuat anda lalai, mengantuk, macam tak cukup ‘cas betri’ saja.

Andai kata anda seorang pelajar, bermula dari nak masuk kelas, duduk di kerusi anda dan mula nak buka buku, mulakan semuanya dengan bismillah. Moga apa jua yang anda lakukan mendapat keberkatan. Masuk saje ke dalam kelas, pasang niat anda mahu menuntut ilmu. Bila istiqamah melakukannya, anda punya peluang cerah untuk menjadi cemerlang!


5. Set Target Kemajuan Diri Sendiri


Ini juga kurang dititikberatkan. Bila dah keluar rumah sama ada ke kelas atau ke tempat kerja, kita tak tahu apa yang kita nak capai hari tu. Betul tak?

Kita hanya nak sampai di sana, bekerja (atau menghadiri kelas) lepas tu nanti petang balik rumah, berehat, makan, minum, pastu tidur. Esok pagi, bangun dan perkara sama berulang lagi.

Hidup Anda bagai dalam 1 bulatan, situ-situ saja.

Mulai hari ini, ubah sikap anda. Set target apa yang anda mahu capai, lagi best setkan untuk setiap hari.

Andai anda seorang pelajar, set target berapa bab yang anda nak ulangkaji, berapa buah buku yang anda nak baca dalam minggu ni, berapa soalan anda nak bertanya pada lecturer atau guru anda nanti.

Andai anda seorang usahawan, set target berapa jualan yang anda nak capai hari ini dan berapa keuntungan yang anda nak dapat hasil dari bisnes anda. Set juga apa yang anda nak pelajari hari ni dalam bidang bisnes anda.

Andai anda seorang pekerja, set berapa tugas yang anda nak siapkan dan set limit masa untuk anda menyiapkan segalanya. Kecekapan seorang pekerja di nilai dari kepantasan, ketepatan dan kekemasan.


6. Lihat Warna Cerah


Warna boleh mempengaruhi mood. Warna cerah membuat kita jadi energetik, ceria dan penuh dengan idea.

Setiap hari, lihat warna-warna yang cerah seperti kuning, merah, biru dan hijau. Cara ni saya dah test sendiri, berkesan sungguh!

Dekatkan diri dengan benda-benda berwarna cerah sebab ia mampu merubah mood anda menjadi positif.


7. Penuhkan Hati Dengan Kemaafan


Lepaskan segala yang dulu-dulu. Maafkan orang diwaktu pagi, maafkan kesalahan semuanya dari dulu sampai sekarang.

Lepaskan dendam, rasa tak puas hati, geram, sakit hati dan yang sewaktu dengannya.

Andai emosi-emosi negatif ni bersarang di hati (walaupun sedikit) ia menghalang motivasi. Kesannya, anda jadi orang yang tak bersemangat langsung.

Lebih teruk, anda jadi orang yang berfikiran negatif, hanya nampak yang negatif dalam diri setiap orang, setiap situasi dan setiap benda.

Anda mesti berubah untuk kemajuan diri.
Berani Berubah Untuk Kecemerlangan Hidup.



Continue Reading...

Cerita Motivasi

1- PERANGKAP TIKUS

Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya, saat membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Tapi, dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; "Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!" [BACA LAGI]

2- BERHENTILAH MENJADI GELAS

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya kebelakangan ini selalu nampak murung dan sedih. "Kenapa kau selalu murung dan sedih nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" Si Guru bertanya. [BACA LAGI]

3- LOBAK, TELUR DAN KOPI

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu sukar dan menyakitkan baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah kalah dalam kehdupan. Ia sudah letih untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru [BACA LAGI]

4- KISAH PENJUAL TEMPE

Ada sebuah kampung di pedalaman, di situ tinggal seorang perempuan tua yang sangat kuat beribadat. Pekerjaannya ialah membuat tempe dan menjualnya di pasar setiap hari. Ia merupakan satu-satunya sumber pendapatannya untuk menyara hidup. Tempe yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri. [BACA LAGI]

5- KATAK BERLUMBA

Pada suatu hari ada sekumpulan katak-katak kecil,...yang berlumba-lumba Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi. Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlumbaan dan memberikan semangat kepada para peserta... [BACA LAGI]

Continue Reading...

Katak Berlumba

Pada suatu hari ada sekumpulan katak-katak kecil,...yang berlumba-lumba Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.

Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlumbaan dan memberikan semangat kepada para peserta...
Perlumbaan pun dimulakan...

Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahawa katak2 kecil akan boleh berjaya mencapai puncak menara.

Terdengar ada yang berkata:
"Oh, jalannya terlalu susahhhhh!!
Mereka TIDAK AKAN BOLEH sampai ke puncak."

atau:

"Tidak ada kesempatan untuk berjaya...Menaranya terlalu tinggi...!!

Katak2 kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...
... Kecuali mereka yang tetap bersemangat menaiki menara perlahan- lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..

Penonton terus bersorak

"Terlalu susah!!! Tak seorangpun yang akan berjaya!!!"

Lebih banyak lagi katak kecil penat dan menyerah...
...Tapi ada SATU yang tetap melangkah hingga semakin tinggi dan tinggi...
Dia tak mahu menyerah kalah!

Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali satu katak kecil yang begitu berusaha keras dan menjadi satu-satunya yang berjaya sampai ke puncak!
SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini boleh melakukannya?
Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang berjaya itu mempunyai kekuatan untuk mencapai tujuan?

Ternyata...
Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!

Nasihat bijak dari cerita ini adalah:

Jangan sesekali mendengar kata orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif ataupun pesimis...
...karena mereka akan mengambil sebahagian besar mimpimu dan menjauhkannya darimu.

Selalulah fikirkan kata2 bertuah yang ada.
Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca boleh mempengaruhi perilakumu!
Kerana itu:
Selalulah tetap....
POSITIVE!
Dan yang terpenting:

Bersikap TULI jika ada orang mengatakan bahawa KAMU tidak boleh mencapai cita-citamu!
Selalulah berfikir:
I can do this!


Sumber: http://www.familiazam.com/katak_berlumba.htm
Continue Reading...

Kisah Penjual Tempe

Ada sebuah kampung di pedalaman, di situ tinggal seorang perempuan tua yang sangat kuat beribadat. Pekerjaannya ialah membuat tempe dan menjualnya di pasar setiap hari. Ia merupakan satu-satunya sumber pendapatannya untuk menyara hidup. Tempe yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri.

Pada suatu pagi, seperti biasa, ketika beliau sedang bersiap-siap untuk pergi menjual tempenya, tiba tiba dia tersedar yang tempenya yang diperbuat daripada kacang soya hari itu masih belum menjadi, separuh jadi.

Kebiasaannya tempe beliau telah masak sebelum bertolak. Diperiksanya beberapa bungkusan yang lain. Ternyatalah memang kesemuanya belum masak lagi.

Perempuan tua itu berasa amat sedih sebab tempe yang masih belum menjadi pastinya tidak akan laku dan tiadalah rezekinya pada hari itu. Dalam suasana hatinya yang sedih, dia yang memang kuat beribadah teringat akan firman Allah yang menyatakan bahawa Allah dapat melakukan perkara-perkara ajaib, ahawa bagi Nya tiada yang mustahil. Lalu dia pun mengangkat kedua tangannya sambil berdoa , "Ya Allah, aku memohon kepadaMu agar kacang soya ini menjadi tempe. Amin"

Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Dia sangat yakin bahawa Allah pasti mengabulkan doanya. Dengan tenang perempuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan hujung jarinya dan dia pun membuka sikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang soya itu menjadi tempe. Namun, dia termenung seketika sebab kacang tu masih tetap kacang soya.

Namun dia tidak putus asa, sebaliknya berfikir mungkin doanya kurang jelas didengar oleh Allah. Maka dia pun mengangkat kedua tangannya semula dan berdoa lagi. "Ya Allah, aku tahu bahawa tiada yang mustahil bagiMu. Bantulah aku supaya hari ini aku dapat menjual tempe kerana inilah mata pencarianku. Aku mohon agar jadikanlah kacang soyaku ini kepada tempe, Amin".

Dengan penuh harapan dan debaran dia pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan tu. Apakah yang terjadi? Dia termangu dan hairan apabila tempenya masih tetap begitu!!

Sementara itu hari pun semakin meninggi sudah tentu pasar sudah mula didatangi ramai orang. Dia tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul.Walaubagaimanapun kerana keyakinannya yg sangat tinggi dia bercadang untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu. Perempuan tua itu pun berserah pada Tuhan dan meneruskan pemergian ke pasar sambil berdoa dengan harapan apabila sampai di pasar kesemua tempenya akan masak. Dia berfikir mungkin keajaiban Tuhan akan terjadi semasa perjalanannya ke pasar.

Sebelum keluar dari rumah, dia sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa. "Tuhan, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju ke pasar, Engkau kurniakanlah keajaiban ini buatku, jadikanlah tempe ini. Amin". Lalu dia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya.

Sesampai sahaja di pasar, segera dia meletakkan barang-barangnya. Hatinya betul-betul yakin yang tempenya sekarang mesti sudah menjadi. Dengan hati yg berdebar-debar dia pun membuka bakulnya dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan tempe yang ada.

Perlahan-lahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Tempenya masih belum menjadi!!

Dia pun kaget seketika lalu menarik nafas dalam-dalam. Dalam hatinya sudah mula merasa sedikit kecewa dan putus asa kepada Tuhan kerana doanya tidak dikabulkan. Dia berasakan Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan padanya, inilah satu-satunya punca rezekinya, hasil jualan tempe. Dia akhirnya hanya duduk sahaja tanpa mempamerkan barang jualannya sebab dia berasakan bahawa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru separuh menjadi. Sementara itu hari pun semakin petang dan pasar sudah mulai sepi, para pembeli sudah mula kurang.

Dia meninjau-ninjau kawan-kawan sesama penjual tempe, tempe mereka sudah hampir habis. Dia tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan bahawa hari ini tiada hasil jualan yang boleh dibawa pulang. Namun jauh di sudut hatinya masih menaruh harapan terakhir kepada Tuhan, pasti Tuhan akan menolongnya. Walaupun dia tahu bahawa pada hari itu dia tidak akan dapat pendapatan langsung, namun dia tetap berdoa buat kali terakhir, "Ya Allah, berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum menjadi ini." Tiba-tiba dia dikejutkan dengan teguran seorang wanita.

"Maaf ya, saya ingin bertanya, Makcik ada tak menjual tempe yang belum menjadi? Dari tadi saya sudah pusing keliling pasar ini untuk mencarinya tapi masih belum berjumpa lagi."

Dia termenung dan terpinga-pinga seketika. Hatinya terkejut sebab sejak berpuluh tahun menjual tempe, tidak pernah seorang pun pelanggannya mencari tempe yang belum menjadi. Sebelum dia menjawab sapaan wanita di depannya itu, cepat-cepat dia berdoa di dalam hatinya "Tuhan, saat ini aku tidak mahu tempe ini menjadi lagi. Biarlah tempe ini seperti semula, Amin".

Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita itu, dia membuka sedikit daun penutup tempenya. Alangkah seronoknya dia, ternyata memang benar tempenya masih belum menjadi! Dia pun rasa gembira dalam hatinya dan bersyukur pada Tuhan.

Wanita itu pun memborong habis kesemua tempenya yang belum menjadi itu. Sebelum wanita tu pergi, dia sempat bertanya wanita itu, "Mengapa hendak membeli tempe yang belum jadi?"

Wanita itu menerangkan bahawa anaknya yang kini berada di England teringin makan tempe dari desa. Memandangkan tempe itu akan dikirimkan ke England, si ibu tadi kenalah membeli tempe yang belum jadi lagi supaya apabila sampai di England nanti akan menjadi tempe yang sempurna. Kalau dikirimkan tempe yang sudah menjadi, nanti di sana tempe itu sudah tidak elok lagi dan rasanya pun kurang sedap.

Perempuan tua itu pun kehairanan dan berfikir rupa-rupanya doanya sudah pun dimakbulkan oleh Allah...

Moral:
Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Yang Maha Esa sewaktu berdoa, padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan dan apa yang terbaik untuk diri kita.
Kedua:. Sentiasalah berdoa dalam menjalani kehidupan seharian kita sebagai hambaNya yang lemah. Jangan sekali-kali berputus asa terhadap apa yang dipinta. Percayalah bahawa Allah akan mengabulkan doa kita sesuai dengan rancanganNya yang mungkin di luar jangkaan kita.
Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Allah.

Sumber: http://www.familiazam.com/kisah_penjual_tempe.htm
Continue Reading...

Berhenti Menjadi Gelas

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya kebelakangan ini selalu nampak murung dan sedih.

"Kenapa kau selalu murung dan sedih nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" Si Guru bertanya.

"Guru, kebelakangan ini hidup saya penuh dengan masalah. Sukar bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tiada akhirnya" jawab si murid muda.

Si Guru tersenyum. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam, Bawalah kemari. Biar ku perbaiki suasana hatimu itu."

Si murid pun beranjak perlahan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa segelas air dan dua gengam garam sebagaimana yang diminta.

"Cuba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu, setelah itu cuba kau minum airnya sedikit" kata Si Guru.

Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis kerana meminum air yang sangat masin.

"Bagaimana rasanya?" Tanya Si Guru.

"Masin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.

Si Guru tersenyum sekali lagi apabila melihat wajah muridnya yang meringis kemasinan.

"Sekarang kau ikut aku." Si Guru membawa muridnya ke danau berhampiran tempat mereka. "Ambil garam yang segenggam lagi, dan tebarkan ke danau"

Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa masin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa masin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya kurang sopan meludah di hadapan gurunya itu, Begitulah fikirnya.

"Sekarang, cuba kau minum air danau itu," kata Si Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, bersebelahan pinggir danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tekakkannya,

Si Guru bertanya, "Bagaimana rasanya nak?"

"Segar, segar sekali Guru" kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa masin yang tersisa di mulutnya.

"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"

"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Si Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau tersebut sampai sepuas-puasnya.

"Nak," kata Si Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadarkan oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap sebegitu, Sebegitu, sebegitulah ia, tidak berkurang, tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah."

Si murid terdiam, mendengarkan.

"Tapi Nak, rasa `masin' dari penderitaan yang dialami itu sangat bergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak terasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikanlah qalbu dalam dadamu itu sebesar danau"

Sumber: http://www.familiazam.com/berhentilah_menjadi_gelas.htm
Continue Reading...

Perangkap Tikus

Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya, saat membuka sebuah bungkusan. Ada makanankah? fikirnya. Tapi, dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; "Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!"

Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil mengais-ngais tanah,mengangkat kepalanya dan berkata, "Ya maafkan aku Pak Tikus. Aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara peribadi tidak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku sakit kepalalah mendengarkan pekikkan mu itu."

Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing. Katanya, "Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!"

"Wah, aku menyesal dengar perkhabaran ini," si kambing menghibur dengan penuh simpati, "Tetapi tak ada sesuatu pun yang boleh ku lakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam doa-doaku!" kata si kambing dengan nada yang sinis.

Tikus kemudian berbelok menuju si lembu. "Oh? sebuah perangkap tikus? Jadi saya dalam bahaya besar ya?" kata lembu itu sambil ketawa, berleleran air liur.

Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, dengan kepala tertunduk dan merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap tikus itu sendirian. Ia merasa sungguh-sungguh sendiri.

Malam tiba, dan terdengar suara bergema di seluruh rumah, seperti bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsa. Isteri petani berlari pergi melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia tak boleh melihat bahawa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu sempat mematuk tangan isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke rumah sakit.

Si isteri kembali ke rumah dengan tubuh menggigil, demam. Dan, sudah menjadi kebiasaan, setiap orang sakit demam, ubat pertama adalah memberikan sup ayam segar yang hangat. Petani itu pun mengasah pisaunya, dan pergi ke kandang, mencari ayam untuk bahan supnya.

Tapi, bisa itu sungguh jahat, si isteri masih belum sembuh. Banyak jiran dan tetangganya yang datang mengunjunginya, dan tamu pun tidak putus-putus ke rumahnya.Ia pun harus menyiapkan makanan, dan terpaksa, kambing di kandang dia dijadikan gulai. Tapi, itu tak cukup untuk dihidangkan kepada tetamu yang datang. Si isteri mati, dan beratus-ratus orang datang untuk mengurus pemakaman, juga selamatan. Tak ada cara lain, lembu di kandang pun dijadikan habuan, untuk ratusan pelawat.

Kawan, apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah dan kamu fikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada "perangkap tikus" di dalam rumah, seluruh "ladang pertanian" ikut menanggung risikonya. Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari baiknya.

Maka jika suatu hari datang kepada anda seseorang yang dalam kesulitan dan meminta tolong, jangan sekali-kali mengira itu bukan urusan anda….. fikirkan sekali lagi

Sumber: http://www.familiazam.com/perangkap_tikus.htm
Continue Reading...

Rahsia Solat Di Awal Waktu

Setiap peralihan waktu solat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang boleh diukur dan dicerap melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang terlibat dalam bidang fotografi.


Waktu Subuh


Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh.

Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahsia berkaitan dengan penawar/rezeki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.

Ini kerana tenaga alam iaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad bercantum (keserentakan ruang dan masa) - dalam erti kata lain jaga daripada tidur. Disini juga dapat kita cungkil akan rahsia diperintahkan solat diawal waktu.

Bermulanya saja azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.


Waktu Zuhur


Warna alam seterusnya berubah ke warna hijau (isyraq & dhuha) dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Zohor. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem penghadaman. Warna kuning ini mempunyai rahsia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.. Orang yang tengah sakit perut ceria tak ?


Waktu Asar


Kemudian warna alam akan berubah kepada warna oren, iaitu masuknya waktu Asar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis yang merangkumi sistem reproduktif. Rahsia warna oren ialah kreativiti. Orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitinya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar ni jasad dan roh seseorang ini terpisah (tidur la tu ..). Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Asar ni amat diperlukan oleh organ-organ reproduktif kita


Waktu Maghrib



Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini kerana spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka resonan dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga seelok-eloknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu la .) kerana banyak interferens (pembelauan) berlaku pada waktu ini yang boleh mengelirukan mata kita. Rahsia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang.


Waktu Isyak


Apabila masuk waktu Isyak, alam berubah ke warna Indigo dan seterusnya memasuki fasa Kegelapan. Waktu Isyak ini menyimpan rahsia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak. Mereka yang kerap ketinggalan Isyaknya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini dipanggil tidur delta dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam kerehatan.

Selepas tengah malam, alam mula bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan seterusnya ungu di mana ianya bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus. Tubuh sepatutnya bangkit kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini dipanggil Qiamullail.

Begitulah secara ringkas perkaitan waktu solat dengan warna alam. Manusia kini sememangnya telah sedar akan kepentingan tenaga alam ini dan inilah faktor adanya bermacam-macam kaedah meditasi yang dicipta seperti taichi, qi-gong dan sebagainya. Semuanya dicipta untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh.

Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur kerana telah di’kurniakan’ syariat solat oleh Allah s.w.t tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini. Hakikat ini seharusnya menginsafkan kita bahawa Allah s.w.t mewajibkan solat ke atas hambanya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta kerana Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat memerlukannya.
Continue Reading...

Tazkirah Ramadan

Continue Reading...

Mencari Lailatul Qadar

10 HARI TERAKHIR RAMADHAN

Sebagai umat Islam, kita seharusnya menghayati Ramadhan dengan sebaik mungkin, lebih-lebih lagi pada 10 hari terakhir Ramadhan. Penuhkan masjid-masjid dan surau-surau sebagaimana permulaan Ramadhan kerana 10 hari terakhir Ramadhan adalah pra dan klimaks Ramadhan di mana ia merupakan masa untuk menggandakan amalan.

Sebagaimana kita ketahui malam al-Qadar itu adalah lebih baik dari seribu bulan. Oleh itu, marilah kita sama-sama berusaha untuk mendapatkannya. Terdapat beberapa pendapat bahawa malam al-Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir, dengan mengambil dalil daripada sabda Rasulullah s.a.w:

"اِلْتَمِسُوْهَا ِفى العَشْرِ الأَوَاخِرِ"

“Carilah ia (malam al-Qadr) pada sepuluh malam yang terakhir”.

Dan dari Jabir, dari Nabi s.a.w bahawa beliau bersabda yang bermaksud:

“Apabila tiba malam terakhir bulan Ramadhan, maka menangislah langit, bumi dan para malaikat atas musibah yang menimpa umat s.a.w”. Seseorang bertanya: “Ya Rasulullah, musibah apakah itu?” Jawab Rasulullah s.a.w: “Perginya bulan Ramadhan kerana sesungguhnya doa-doa di waktu itu dikabulkan, sedekah-sedekah diterima, kebaikan-kebaikan dilipat gandakan, sedang azab di tahan”.

Oleh itu, marilah kita bayangkan, musibah manakah yang lebih besar daripada perginya bulan Ramadhan. Sedangkan langit dan bumi menangis demi kita, maka kita lebih patut menangis dan menyesal atas terputusnya keutamaan-keutamaan dan kemuliaan ini dari kita.

Gambaran keadaan Rasulullah ketika berada pada 10 terakhir Ramadhan sepertimana yang diriwayatkan daripada Saidatina Aisyah r.a berkata: “Rasulullah s.a.w biasanya beriktikaf pada sepuluh hari yang terakhir dalam bulan Ramadan”. Dalam hadis yang lain Saidatina Aisyah r.a berkata: “Rasulullah s.a.w bermujahadah pada sepuluh hari yang terakhir bulan Ramadan tidak seperti bulan-bulan lain”.

Oleh itu, renungkanlah wahai saudara-saudara sesama Islam sekalian, alangkah ruginya kita sekiranya Ramadhan ini berakhir begitu sahaja. Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w:

“Alangkah kecewanya orang yang sejak tiba bulan Ramadhan hingga habis bulan tidak diberi ampunan”.

Orang yang seperti itu akan menyesal kerana tidak memanfaatkan peluang untuk beribadah dalam bulan Ramadhan, demikian pula puasanya hampa belaka kerana tidak mendapat kurnia ampunan Allah S.W.T

Namun apa yang mengecewakan melalui pemerhatian kita, kebanyakan umat Islam di Malaysia begitu bersemangat untuk menunaikan ibadah di malam Ramadhan pada awal-awal Ramadhan namun apabila masuk minggu yang kedua saf yang penuh dan adakalanya melimpah keluar surau dan masjid semakin menyusut.

Lebih parah lagi apabila datangnya sepuluh malam terakhir, begitu ramai manusia yang tersaring. Perbandingan kehadiran sepuluh yang terakhir dengan sepuluh yang awal begitu ketara, pelbagai alasan yang dikemukakan antaranya ramai ahli jemaah yang telah pulang ke kampung halaman, ianya mungkin boleh diterima namun bagaimana pula dengan keadaan dikampung-kampung yang lesu juga pada akhir Ramadhan.

Lebih menyedihkan kebanyakan kita begitu sibuk pada sepuluh akhir tersebut dengan persiapan menghadapi Syawal sehingga tidak kecukupan siang untuk melakukannya tanpa memikirkan Ramadhan akan berlalu pergi dengan segala peluang keemasannya.

Adakah kita yakin akan memperolehi peluang bertemu dengan Ramadhan yang akan datang……..???
Continue Reading...

Zakat Pengikat Kasih

Zakat fitrah merupakan gabungan dua perkataan iaitu zakat dan fitrah. Zakat membawa maksud menyucikan, manakala fitrah merupakan tabiat manusia yang suci bersih. Justeru, daripada sifat manusia yang suci dan ikhlas dalam menghulurkan hartanya, maka timbullah sifat kasih dan rahmat sesama insan.

Zakat merupakan suatu kewajipan yang mesti dilaksanakan dengan perbuatan dan tidak memadai dengan hanya percaya semata-mata. Ia merupakan suatu sistem tanggungjawab sosial ke atas orang Islam yang merdeka di mana harta yang dimilikinya melebihi daripada keperluan asas. Pemberian itu adalah wajib bagi diri setiap orang yang beragama Islam yang sempat hidup walau seketika di bulan Ramadhan.

Hadis Rasulullah s.a.w dari Anas Ibn Malik r.a mengatakan bahawa Rasulullah s.a.w bersabda:

“Puasa hamba itu tergantung antara langit dan bumi sehingga tertunainya zakat fitrah. Apabila telah menunaikan zakat, Allah akan datangkan padanya 2 kepak lalu menerbangkan kepak itu hinggga langit ke 7 dan Allah menjadikan lampu-lampu ‘Arasy itu bersinar hingga waktu pagi”.

Zakat mempunyai banyak kelebihannya antaranya dapat menyucikan jiwa daripada sifat tamak, bakhil, kedekut, hasad dengki dan sebagainya. Selain itu, ia juga dapat melahirkan sifat terpuji di dalam jiwa insan seperti tidak mementingkan diri dan dalam masa yang sama dapat melahirkan masyarakat yang harmoni dan bersatu padu.

Dan telah diriwayatkan, bahawa Uthman bin Affan r.a terlupa menunaikan zakat fitrahnya sebelum solat, maka dia memberikan tebusan (kifarat) dengan memerdekakan seorang hamba. Kemudian Nabi s.a.w datang, maka dia (Uthman) berkata: “Ya Rasulullah, aku terlupa menunaikan zakat fitrah sebelum solat hari raya dan aku telah memberikan kifaratnya dengan memerdekakan seorang hamba” Maka Nabi s.a.w bersabda: “Kalau sekiranya engkau ya Uthman, memerdekakan 100 hamba, maka belumlah sama dengan pahala zakat fitrah sebelum solat hari raya”.

Hukum memberi zakat adalah berbeza mengikut waktu-waktunya. Iaitu ianya menjadi wajib setelah terbenam matahari pada akhir Ramadhan. Manakala bermula dari awal Ramadhan hingga sebelum tenggelamnya matahari hukumnya adalah harus.

Hukum mengeluarkan zakat menjadi makruh apabila ia ditunaikan selepas solat hari raya hingga terbenamnya matahari. Zakat fitrah sunat dikeluarkan sebelum solat hari raya dan kewajipannya tidak gugur dengan melewatkannya. Terdapat amaran keras yang diberikan Rasulullah s.a.w sepertimana hadis dari Abdullah r.a yang bermaksud:

“Sesiapa yang mendirikan solat dan tidak menunaikan zakat, maka ia bukan Islam dan tidak manfaat amalan atau pekerjaannya”.

Kadar zakat yang ditetapkan ialah setengah sha’ atau 2.4kg dari gandum atau satu sha’ dari tamar atau anggur. Satu sha’ itu sama dengan lapan kati atau 4.8kg. Membayar zakat dengan nilaian wang dibolehkan sebagaimana difatwakan, kerana yang demikian itu lebih memenuhi kepada hajat orang fakir. Nabi s.a.w bersabda yang bermaksud:

“Barangsiapa memberikan zakat fitrah, maka syurga baginya, dan tiap-tiap biji atau butir diberikan dibalas dengan 70 ribu istana yang panjang. Panjang tiap-tiap istana itu sejauh antara timur dan barat”.

Sesungguhnya mengeluarkan zakat itu begitu besar ganjarannya. Ini kerana di samping menunaikannya sebagai suatu kewajipan, ianya juga merupakan suatu amalan yang dapat mengikat kasih sayang sesama insan. Oleh itu, ‘yang lebih’ dapat meringankan beban bagi ‘yang kurang’. Daripada sinilah wujudnya perasaan tanggungjawab sosial terhadap sesama insan yang sangat-sangat dititikberatkan di dalam agama kita.
Continue Reading...

Puasa Rohani Dan Jasmani

Orang yang berpuasa bukan sahaja bepuasa zahir iaitu tidak makan, minum dan bersetubuh daripada terbit fajar sehingga terbenam matahari, tetapi juga menahan segala perkara yang boleh mengurangkan paahala puasa seperti mengumpat dan membuat kezaliman. Rosak sedikit sahaja niat mengenainya, maka rosaklah puasa rohani.

Puasa jasmani terikat dengan masa dari terbit fajar sehingga terbenam matahari, sementara puasa rohani pula berkekalan di dalam kehidupan sementara serta kehidupan abadi di akhirat. Inilah puasa yang sebenar. Sekiranya kita hanya mengambil pengertian umum puasa itu, maka jadilah puasa itu sebagai ‘adat’ yang perlu dilakukan setahun sekali.

Oleh itu, amalan berpuasa hendaklah sentiasa diseimbangkan antara puasa rohani dan jasmani. Nabi s.a.w bersabda:

“Ramai orang yang berpuasa tidak mendapat apa-apa daripada puasanya kecuali lapar dan dahaga”.

Oleh itu, walaupun setelah berbuka, tetapi puasa rohani akan berjalan terus walaupun matahari sudah terbenam, walaupun mulut sudah merasakan makanan tetapi mulut yang sama dituntut untuk terus menahan diri daripada mengeluarkan sesuatu yang bersalahan bahkan hendaklah menjaga segala pancaindera dan pemikiran supaya bebas daripada kejahatan dan perkara yang menyakitkan orang lain.

Puasa rohani dan jasmani adalah puasa yang sebenarnya yang akan memberi kesan positif pada jasad kerana dapat meningkatkan kesihatan dan dalam masa yang sama dapat memberi input pada roh dari segi ketakwaan. Ini kerana kejadian manusia secara fitrahnya terdiri daripada jasad dan roh yang perlu ada keseimbangan antara satu sama lain.

Puasa merupakan benteng pertahanan dalaman yang dapat menolak segala arus-arus yang boleh membawa kepada keburukan dan maksiat seperti penzinaan, mengumpat dan sebagainya. Justeru, umat Islam dituntut memperbanyakkan membaca al-Quran, berzikir dan lain-lain yang boleh mempertingkatkan keimanan seseorang.

Rasulullah s.a.w telah memberikan petunjuk kepada umatNya tentang 2 jenis puasa seperti dalam sabda Baginda s.a.w:


“Bagi orang yang berpuasa mendapat 2 kegembiraan; pertama apabila ia berbuka dan kedua apabila ia bertemu Tuhannya”.


Puasa yang pertama ialah puasa jasmani dimana setelah sehari suntuk menahan diri daripada segala perkara yang membatalkan puasa maka tibalah masanya untuk berbuka yang digambarkan oleh Nabi s.a.w sebagai suatu kegembiraan iaitu kegembiraan jasmani yang akan menyegarkan kembali tubuh badan serta melunaskan kembali segala perkara yang tidak dapat dilakukan sewaktu puasa.


Manakala puasa kedua iaitu puasa rohani juga akan menikmati kegembiraannya apabila ia dapat mengadap Penciptanya dengan menikmati kalimah syahadah untuk menundukkan hatinya pada Allah, bersujud menundukkan seluruh anggota kepada Allah, menunaikan zakat untuk menundukkan hartanya kepada Allah, gembira dengan ibadah puasa yang disempurna untuk menundukkan nafsunya kepada Allah.

Amat berhargalah bagi orang yang mampu berpuasa rohani dan jasmani kerana ia dapat menikmati 2 jenis puasa yang merupakan puasa yang sebenarnya dengan menjauhkan diri daripada melakukan sesuatu yang boleh mengundang kemurkaan Allah.

Sesungguhnya, tidak ada yang berharga untuk diingini, tiada yang dikasihi di dalam dunia ini dan di akhirat, melainkan Allah S.W.T. Walau secebis zarah sahaja daripada sesuatu memasuki hati selain kecintaan kepada Allah, maka batallah puasa rohani. Maka, seseorang perlu memperbaharuinya, menghadapkan segala kehendak dan niat kembali kepada Allah S.W.T. Oleh kerana puasa itu begitu besar falsafah ibadahnya maka layaklah hanya Allah sahaja yang akan menilai sendiri amalan kita. Sesungguhnya Allah S.W.T telah berfirman di dalam hadis qudsi:


“Puasa adalah untuk-Ku dan hanya Aku yang membalasnya”.


Buat para daie di jalan Allah, sejarah sepanjang Ramadhan membuktikan umat Islam berada ditahap kekuatan kerohanian tertinggi yang mampu diterjemahkan di dalam perjuangan mereka. Contohilah mereka.

Continue Reading...

Keistimewaan Bulan Ramadan

Sesungguhnya bulan Ramadhan juga disebut sebagai bulan ibadat bagi umat Islam. Ini diperkuatkan dengan terdapat banyak hadis yang menyebut tentang keutamaan dan keistimewaan beramal di bulan Ramadhan ini. Antaranya ialah:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, Bahawa Rasulullah s.a.w pernah bersabda: “Ketika datang bulan Ramadhan: sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkat, diwajibkan ke atas kamu untuk berpuasa, dalam bulan ini pintu Jannah dibuka, pintu Neraka ditutup, syaitan-syaitan dibelenggu. Dalam bulan ini ada suatu malam yang nilainya sama dengan seribu bulan, maka diharamkan kebaikannya bagi siapa yang tidak beramal baik di dalamnya, sesungguhnya tidak mendapat kebaikan di bulan lain seperti di bulan ini”.

(Hadis riwayat Ahmad, Nasai dan Baihaqi)

Dari Abi Hurairah r.a, sesungguhnya Nabi s.a.w telah bersabda: “Solat lima waktu, solat Jumaat sampai solat Jumaat berikutnya, puasa Ramadhan sampai puasa Ramadhan berikutnya, adalah menutup dosa-dosa (kecil) yang diperbuat di antara keduanya, bila dosa-dosa besar dijauhi”.

(Hadis riwayat Muslim)

Dari Abdullah bin Amru, bahawa sesungguhnya Nabi s.a.w telah bersabda: “Puasa dan Al-Quran itu memintakan syafaat bagi seseorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Tuhanku, aku telah mencegah dia memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Dan berkata pula al-Quran: Wahai Rabbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari (kerana membacaku), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Maka keduanya diberi hak untuk memintakan syafaat”.

(Hadis riwayat Ahmad)

Dari Sahal bin Sa’ad, sesungguhnya Nabi s.a.w telah bersabda: “Bahawa sesungguhnya bagi Jannah itu ada sebuah pintu yang disebut “Rayyaan”. Pada hari kiamat dikatakan: Di mana orang yang berpuasa? (untuk masuk jannah melalui pintu itu), jika yang terakhir antara mereka sudah memasuki pintu itu, maka ditutuplah pintu itu”.

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Rasulullah s.a.w bersabda: “Barangsiapa puasa Ramadhan kerana beriman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu dan yang sekarang”.

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Dari Jabir r.a bahawa Nabi s.a.w bersabda: “Puasa itu perisai yang dipergunakan seorang hamba untuk membentengi dirinya dari siksaan neraka”.

(Hadis Riwayat Ahmad)
Sebagai kesimpulan daripada kesemua hadis di atas, dapatlah dikatakan bahawa ia memberi pengajaran kepada kita tentang keutamaan dan keistimewaan bulan Ramadhan serta keistimewaan beramal di dalamnya bagi mereka yang ikhlas untuk mencari keredhaan Allah S.W.T. Di antaranya ialah:

>Keistimewaan Bulan Ramadhan
>Bulan yang penuh Barakah
>Pada bulan ini pintu Jannah di buka dan pintu Neraka ditutup
>Pada bulan ini syaitan-syaitan dibelenggu
>Dalam bulan ini ada suatu malam yang keberkatan beramal di dalamnya adalah lebih baik dari beramal selama seribu bulan, iaitu Malam Al-Qadar.
>Pada bulan ini juga setiap hari akan ada malaikat yang menyeru dan menasihati umat Islam supaya berbuat baik dan menjauhi perkara maksiat
Keistimewaan beramal di bulan Ramadhan
>Amal itu dapat menutup dosa-dosa kecil antara Ramadhan ini sehingga bertemu Ramadhan berikutnya
>Menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan memintakan syafaat daripada amalan membaca al-Quran dan puasa itu sendiri dan perisai siksaan neraka
>Bagi orang yang berpuasa disediakan pintu khusus baginya untuk memasuki Jannah iaitu yang dinamakan “Rayyaan”
Continue Reading...

Kebaikan Berpuasa

Sesungguhnya setiap suruhan dan larangan Allah itu tidak sia-sia. Malah dihiasi dengan seribu satu kebaikan bagi mereka yang sentiasa mengkaji dan menginsafi setiap kejadian alam. Sebagai umat yang berpegang kepada syariat-Nya, kita dituntut supaya sentiasa mengkaji hikmah di sebalik kejadian dan suruhan Allah. Maka, ilmu sains dapat memberikan kita penjelasan yang lebih mendalam bagi memahami hikmah bagi setiap kejadian seterusnya meningkatkan keimanan terhadap Alah S.W.T.

Seluruh pakar perubatan telah bersetuju bahawa kantung perut yang penuh disebabkan banyak makan adalah punca utama kepada bermacam-macam penyakit terutamanya kegendutan yang menyebabkan timbulnya sub penyakit lain. Maka, puasa adalah satu-satunya cara yang dapat memelihara anggota badan daripada semua penyakit kerana melaluinya unsur-unsur racun di dalam makanan dapat dineutralkan setelah berpadu di antara satu sama lain. Dalam bidang perubatan, kesan lapar adalah lebih baik daripada penggunaan ubat secara berterusan. Manusia digalakkan berpuasa walaupun tidak menghadapi sebarang penyakit. Ini kerana ia dapat membersihkan badan dari racun-racun yang berkumpul di dalamnya.

Selain itu, Dr. Hisyam Ibrahim Al-Khatib, dalam kitab ‘Al-Wafiz Fi Al-Tib’ menjelaskan puasa juga telah memberi peluang kepada organ-organ di dalam tubuh badan untuk memperbetulkan semula sistem penghadaman. Pengambilan makanan yang tidak terkawal atau lebih daripada kadar keperluan badan juga menyebabkan sistem yang bertindak mengawal badan terpaksa bekerja lebih kuat bagi mengimbangi seluruh pergerakan badan. Oleh itu, penyakit-penyakit seperti seperti tekanan darah tinggi, pertambahan lemak dan peningkatan gula dalam darah amat mudah menyerang dan melemahkan kekuatan badan seseorang individu. Jadi, berpuasa adalah jalan terbaik bagi memulihkannya kerana dengannya wujud satu sistem baru dalam badan yang bertindak mematikan sel-sel lama untuk digantikan dengan sel-sel baru yang lebih baik dan bertenaga.

Amalan puasa terutamanya puasa Ramadhan merupakan amalan baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan sehingga mencapai ke satu tahap yang dikehendaki. Ditambah pula jika ia diteruskan dengan perlaksanaan puasa sunat seperti berpuasa di bulan Rejab dan Syaaban seterusnya Isnin dan Khamis. Nescaya akan terpeliharalah tahap kesihatan seseorang.

Dr. Samir Abbas Malik Abdul Aziz, seorang pakar perubatan Islam dari Arab Saudi telah melakukan eksperimen terhadap 21 penduduk tentang kesan puasa pada kesuburan lelaki. Hasilnya didapati puasa adalah satu cara yang amat berkesan untuk menghasilkan benih dan pertumbuhan kesuburan. Dari sudut kesuburan seorang wanita, puasa juga merupakan satu cara yang dapat mengurangkan kesan hormon broloktin yang menyebabkan kemandulan.

Puasa dapat menghakis ketagihan merokok, seterusnya sebagai permulaan yang baik bagi individu yang merokok untuk menamatkan perbuatan membazir dan memudharatkan itu. Jika dilihat, apabila seseorang perokok itu berpuasa, maka dengan keimanan yang ada ia telah mampu mengawal ketagihannya sehingga waktu berbuka.

Dari sini dapat disimpulkan bahawa puasa dapat merehatkan sistem tubuh dan dapat mengelakkan penyakit-penyakit seperti kencing manis, tekanan darah tinggi dan kegendutan. Selain itu, ini merupakan cara terbaik bagi mengurangkan berat badan daripada mengambil pil-pil pelangsing yang mungkin boleh mendatangkan risiko pada tubuh badan. Secara tidak langsung, amalan-amalan seperti ketagihan merokok, dadah dan minuman keras yang boleh membawa kerosakan di dalam badan dapat dihakis.

Keseluruhannya, puasa dapat mendidik tubuh badan untuk mengambil makanan sekadar keperluan sahaja. Seterusnya ia juga dapat melambatkan proses penuaan, membantu proses perkumuhan, menyingkirkan racun di dalam badan dan yang paling menarik sekali ialah dapat menambahkan nikmat dan kelazatan makanan setelah sehari suntuk menahan diri dari makan dan minum. Hebatnya segala syariat yang telah ditetapkan kepada hamba-hambaNya, ayuh kita perjuangkan kedaulatan segala syariat Allah.
Continue Reading...
 

BlogMaster

BlogMaster

Salam 1 Malaysia...

Alhamdulillah, akhirnya CHENGAL ONLINE ini dapat menjadi tatapan semua sejak September 2009 walaupun ia masih dalam proses kemaskini dan naik taraf.

Semenjak blog ini mula beroperasi, saya selaku blogmaster telah mendapat pelbagai jenis maklum balas sama ada cadangan, komen atau lain-lain kritikan. Terima kasih diucapkan kepada pengunjung-pengunjung, para guru dan para pelajar yang telah memberikan segala maklum balas yang positif mahupun negatif. Teruskan sokongan anda!


BlogMaster
TeacherNurul

Mutiara Kata

GMail

Copyright © 2009 CHENGAL ONLINE

PENAFIAN :

SMK Kampong Chengal tidak akan bertanggungjawab ke atas sebarang kehilangan atau kerosakan yang diakibatkan oleh penggunaan maklumat yang diperoleh daripada blog ini.
KREDIT WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template